Para Powerlifting

Para Powerlifting

Dalam olahraga ini, atlet harus menurunkan bar ke dada, menahannya di dada kemudian menekannya ke atas. Atlet diberi tiga kali percobaan dan pemenangnya adalah atlet yang mengangkat beban dengan jumlah kilogram terbanyak.

Cabang olahraga ini terbuka bagi atlet dengan delapan kelainan fisik yang memenuhi syarat, yaitu gangguan kekuatan otot, gangguan pergerakan pasif, defisiensi ekstremitas, perbedaan panjang kaki, perawakan pendek, hypertonia, ataksia, dan athetosis dengan kisaran cacat fisik termasuk juga cerebral palsy, cidera syaraf tulang belakang, amputasi kaki bagian bawah, dan poliomyelitis.

Ada 11 kelas untuk pria dan 10 kelas untuk wanita. Kelas pria terbagi menjadi 49 kg, 54 kg, 59 kg, 65 kg, 72 kg, 80 kg, 88 kg, 97 kg, 107 kg, +107 kg. Kelas wanita terbagi menjadi 41 kg, 45 kg, 50 kg, 55 kg, 61 kg, 67 kg, 73 kg, 79 kg, 86 kg, +86 kg.

 

Cara Bermain

Atlet angkat beban (lifter) mengambil posisi terlentang di bangku yang dirancang khusus. Setelah mengambil/menerima bar dengan lengan menghadap ke atas, lifter harus menunggu sinyal dari wasit.

Setelah menerima sinyal “mulai”, lifter harus menurunkan bar ke dada, menahannya kemudian mengangkat bar ke atas secara merata dengan kedua lengan dengan siku terkunci. Setiap atlet memiliki tiga kesempatan untuk mengangkat beban.