Bersepeda

Bersepeda

Bersepeda menjadi salah satu cabang olahraga bergengsi yang dipertandingkan dalam Asian Para Games 2018. Debut pertama olahraga ini di Paralimpiade New York pada tahun 1984.

Kategori yang dipertandingkan dalam Asian Para Games 2018 adalah H, hand bike, yang menggunakan tangan karena kakinya lemah. Kategori B, blind, atlet penyandang tunanetra untuk nomor tandem menggunakan sepeda dua orang dan kemudian kategori C, normal, yang tidak punya tangan dan kaki, tapi badannya normal dan sepedanya normal.

 

Cara Bermain

Cabang balap sepeda terbuka untuk para atlet yang mengalami amputasi, para les autres (atlet yang tak bisa dimasukkan katagori lain), atlet dengan kelumpuhan otak dan gangguan penglihatan. Mereka akan berlaga baik di nomor jalan raya dan nomor lintasan.

Para atlet dengan kendala fisik berlomba dengan sepeda di jalan raya dan lintasan. Sedangkan sepeda tangan dan sepeda roda tiga dikhususkan untuk nomor jalan raya. Sementara atlet dengan masalah penglihatan turun di cabang tandem dengan didampingi seorang pemandu.

Sepeda tangan kelas H1-4: Para atlet di kelas H1-3 berlomba dengan posisi berbaring. Atlet H1 adalah mereka yang tak memiliki fungsi pinggang dan kaki yang hanya mengandalkan fungsi tangan.

Sementara katagori H3 tidak memiliki kaki namun memiliki fungsi pinggul dan lengan yang baik. Sedangkan atlet H4 duduk di atas lutut mereka dan menggunakan lengan serta pinggulnya. Sepeda roda tiga T1-2: Balapan bagi atlet yang tak mampu menaiki sepeda karena kondisi yang mempengaruhi keseimbangan dan kordinasi mereka.

Para atlet di katagori T1 memiliki masalah kordinasi yang lebih serius dibanding para atlet katagori T2. Nomor sepeda C1-5: Diikuti para atlet yang menderita kelumpuhan otak atau mengalami amputasi. Para atlet C1 memiliki keterbatasan yang lebih banyak sementara atlet C5 hanya memenuhi kriteria keterbatasan yang sangat minim.