Kai Sun Melatih Otak dengan Boccia

Atlet boccia asal China di kategori BC1, Kai Sun, memang belum berhasil meraih medali di nomor individual.

Atlet berusia 30 tahun itu takluk dari wakil Korea Selatan, Kim Do-hyun, dalam perebutan medali perunggu.

Namun, ia tak terlalu memusingkan kekalahan tersebut. Bagi Kai, boccia memberikan banyak manfaat buat hidupnya.

Kai mengaku kondisi otaknya semakin membaik setelah bermain boccia .

“Kondisi otak saya lebih baik. Saya dipaksa berpikir dan merancang strategi saat bermain boccia,” ujar Kai.

Ia sudah mengenal boccia selama 10 tahun. Ketertarikannya ketika menonton Paralimpik membawanya bertemu boccia.

“Saya suka boccia setelah menonton pertandingannya di Paralimpiade. Saya memutuskan untuk berlatih dan menjadi atlet boccia. Saya sudah bermain sejak umur 20 tahun atau 10 tahun lalu,” ujar Kai.

Menurut Kai, mendapat banyak teman dari boccia menjadi nilai lebih.

“Saya juga bisa berkenalan dengan banyak orang. Saya mendapat banyak teman dari boccia,” tutur Kai.

Pewarta: FTA

Editor: FAI