Atlet Delapan Negara Memecahkan Rekor Dunia

Sejumlah rekor dunia berhasil diperbarui pada Asian Para Games 2018 yang berlangsung di Jakarta, Indonesia, 6-13 Oktober 2018.

Ada atlet dari delapan negara yang sukses mengukir prestasi tersebut. Delapan negara tersebut alah Uzbekistan, Jepang, China, Iran, Mongolia, India, Malaysia, dan Yordania.

Dari Uzbekistan, Fotimakhon Amilova memecahkan dua rekor dunia di cabang renang nomor 200 meter gaya ganti perseorangan SM13 dan 100 meter gaya dada SB13.

Jepang diwakili oleh tim estafet renang yang memperbarui rekor dunia di nomor estafet gaya bebas 4×100 meter campuran S14.

China, yang juga menjadi kontingen juara umum di Asian Para Games 2018, menjadi negara dengan atlet pemecah rekor dunia terbanyak.

Dari cabang para powerlifting ada Guo Lingling (kelas 45 kg putri), Tan Yujiao (61 kg putri), Xu Lili (79 kg putri), dan Ye Jixiong (88 kg putra).

China juga memiliki beberapa atlet pemecah rekor dunia di cabang olahraga para atletik.

Mereka adalah Mi Na (lempar cakram putri F37/38), Zhao Yuping (lempar lembing putri F12/13), dan Zou Lijuan (lempar lembing putri F33/34).

Atlet pemecah rekor dunia asal Iran adalah Rostami Roohallah di cabang para powerlifting 72 kg putra.

Dari Mongolia adalah Sodnompiljee Enkhbayar di cabang para powerlifting 107 kg putra.

India diwakili Sandeep Sandeep, yang memperbarui rekor dunia lempar lembing putra F42-44/61-64.

Sementara itu, ada dua atlet Malaysia yang mampu memperbarui rekor dunia. Keduanya atlet cabang olahraga para atletik, yaitu Abdul Latif (lompat jauh putra T20) dan Mohamad Ridzuan (lari 100 meter putra T36).

Dari Yordania, atlet pemecah rekor dunianya adalah Ahmad Hindi, yang mencapai prestasi di cabang olahraga para atletik, tepatnya di nomor tolak peluru putra F34.

Pewarta: DW

Editor: DW