×
HOME INDONESIA 2018 PARAGAMES SPECTATOR GUIDE NEWS VOLUNTEER TENDER
Fery Baswedan Apresiasi Momentum Asian Para Games 2018

Fery Baswedan Apresiasi Momentum Asian Para Games 2018

July 2, 2018

Fery Farhati Ganis, istri Gubernur DKI Jakarta, mengaku terkesan dengan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 karena gelaran tersebut bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Jakarta adalah kota yang ramah untuk penyandang disabilitas.

Fasilitas tersebut dibangun untuk gelaran Asian Para Games 2018 dan nantinya akan menjadi warisan yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat pasca Asian Para Games 2018.

Beberapa sarana dan prasarana ramah penyandang disabilitas yang dibangun antara lain berupa bus, landaian di halte bus, dan juga berbagai fasilitas yang dibangun di Wisma Atlet Kemayoran. Semua itu dibangun untuk menunjang mobilitas para penyandang disabilitas. Fery berharap semua kekurangan yang terjadi di Indonesia Para Games Invitational Tournament bisa diperbaiki pada Oktober mendatang.

“Jadi, di test event ini ingin dilihat apa kekurangannya supaya di pelaksanaannya nanti kekurangan sudah tertutup. Semoga di persiapan ini [INAPGOC} bisa melihat apa yang kurang dan dapat diperbaiki setelahnya,” katanya pada media, Senin (2/7).

Ketika ditanya momen yang laling berkesan, Fery mengatakan dirinya sangat terkesan saat para juara mendapat pengalungana medali di upacara penghormatan pemenang.

“Ada kebanggaan tersendiri saya ikut melihat langsung bahwa ada orang dengan semangat tinggi yang bisa menjadi atlet mewakili Indonesia di level internasional. Dan saya juga sampaikan pada para atlet bahwa saya merasa bangga bisa berada di sini. Saya juga tahu Indonesia termasuk yang diperhitungkan di Asian Para Games karena Indonesia adalah juara umum di ASEAN Para Games 2017,” ujar Fery lagi.

Istri orang nomor satu di DKI itu juga mengatakan bahwa Asian Para Games 2018 juga menjadi tempat untuk membuktikan bahwa penyandang disabilitas juga bisa berprestasi sama dengan anggota masyarakat lainnya. “Tidak ada perbedaan. Yang membedakan hanya ada istilah “para” saja. Tapi games-nya sama saja,” kata Fery menutup pembicaraan.