×
HOME INDONESIA 2018 PARAGAMES SPECTATOR GUIDE NEWS VOLUNTEER TENDER
Pihak Keamanan Siap Gandakan Pengamanan untuk Test Event

Pihak Keamanan Siap Gandakan Pengamanan untuk Test Event

May 15, 2018

Tragedi bom di Surabaya pada Minggu (13/5) dan Senin (14/5) lalu mau tidak mau mempengaruhi persiapan penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018 karena beberapa negara mulai mengeluarkan travel warning.

Bagi Panitia Pelaksana Indonesia 2018 Asian Para Games, serangan bom yang mengguncang Surabaya itu mulai membuat beberapa negara meminta jaminan keamanan saat penyelenggaraan test event yang bertajuk Indonesia Para Games Invitational Tournament.

Namun, Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa kegiatan test event tetap akan berjalan sesuai rencana, yaitu pada 27 Juni hingga 3 Juli mendatang.

“Kami tidak bisa memprediksi apa yang terjadi besok karena semua tidak bisa diprediksi. Yang jelas persiapan telah dilakukan secara maksimal. Sekarang, kami terus membangun komunikasi dengan semua pihak karena test event tinggal sebentar lagi,” ujar Okto pada media, usai konferensi pers di Kantor Kemenpora, Senin (14/5).

Okto mengatakan Komite Paralimpik Asia, APC, juga terus memantau perkembangan situasi keamanan di Indonesia dan mereka memberikan dukungan penuh untuk Indonesia.

“Kami dan APC menjalin kerja sama dan komunikasi yang baik. Kami adalah mitra. Mereka mengikuti perkembangan. Situasi ini kami hadapi dan semua memberikan dukungan supaya Asian Para Games bisa tetap diselenggarakan seperti yang sudah direncanakan,” katanya lagi.

Sementara itu, pihak keamanan juga telah melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan pengamanan untuk penyelenggaraan Asian Para Games 2018. Wakil Direktur Pengamanan VVIP, Saiful Ngiu, mengatakan pihak keamanan akan menambah jumlah personil keamanan.

“Untuk keamanan, pihak keamanan akan menambah jumlah personil dari 1.275 menjadi 2.200 orang, yang berarti hampir dua kali jumlah semula. Kami juga akan menempatkan tim penjinak bom di tiga tempat, yaitu bandara, venue, dan perkampungan atlet,” ucap Saiful, Selasa (15/5), saat rapat persiapan test event.

Selain itu, tambahan personil juga akan ditempatkan di perkampungan atlet sementara konvoi rombongan bus atlet juga akan mendapat pengawalan ketat. Pengawasan di semua pintu masuk, baik perkampungan atlet dan venue, juga akan diperketat tanpa pandang bulu. Tanpa kartu identitas yang dikeluarkan secara resmi oleh INAPGOC, jangan berharap bisa masuk ke area tertentu.

Kita pastinya berharap situasi keamanan bisa segera pulih dan Asian Games serta Asian Para Games 2018 bisa berjalan dengan lancar dalam keadaan aman.